Senin, 04 Februari 2013

SAATNYA UNTUK HILANG (Jilid II)


Bagiku dunia hari ini begitu tak berarti
Tak berjalan cepat seolah tak peduli
Lambat laun aku bertahan dengan hari ini
Hari yang takkan pernah berakhir menurutku

Semua telah berubah dengan akumulasi jarum merah
Setiap detik berharga bagiku
Waktu pun ingin aku ubah, tapi apa daya
Kembali tertawa
Ha ha ha ha ...

Mungkin aku gila
TIDAK !
Aku hanya bisa menjerit, meringis dan meraung
Aku tak bisa...
Maafkanlah diriku, semoga sudi
Atas khilaf yang ku ukir

Aku berjanji akan melepasnya,
Dengan senyuman yang akan dia ingat
Dan kan kau kenang sampai jantung tak berdetak bersama tiang pasak
Selamanya...

Semua telah berubah dengan akumulasi jarum merah
Setiap langkah jarum itu berharga bagiku
Waktu pun ingin aku ubah, tapi apa daya
Kembali tertawa
Ha ha ha ha ...

Mungkin aku gila
TIDAK !
Aku hanya bisa menangis
Aku tak bisa...

Satu pintaku
Lupakanlah semua kenangan hari kemarin
Hancurkanlah semua mimpi-mimpi
Jangan pernah kembali
Dan takkan pernah kembali
Dan janganlah kau pernah berikan aku satu harapan
Biarlah semuanya terlepas dan terhempas
Hingga terkubur di liang kesakitan
Dan karena ku ingin
Pergi, hilang dan melupakan
Selamanya....

Kamil.S

0 komentar:

Posting Komentar

Lorem ipsum dolor

Visitor

Content

Featured Posts

Pengunjung

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Search This Blog

Popular posts

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com