Jumat, 24 Mei 2013

D'ARA Terakhir

0 komentar
Mengendap
Terus mengendap dengan begitu rupa
Tersekat di kedalaman jiwa

Melabuh
Tetap melabuh hingga hangatkan sunyi
yang kadang gemericik di sudut terjauh

Akumulasi detik telah membiarkanmu
Mengisi altar persemaian jiwa
Tak terrengkuh, tak tersentuh. Kukuh
Menghias palung hati

Menggenapi jejak kecil berarah
Berjalan bersama kehidupan
Kelak jika aku tiada
Jadilah pengantar do'a, D'ARA terakhir

KOREK API

Jumat, 17 Mei 2013

Amarahku Bukan Benci, Wajahku Bukan Hatiku

0 komentar
***
"Aku menegur karena aku menyanyangimu ! Catatlah ini di tempat yang mereka tidak bisa melihat apalagi membacanya"
Korek Api
________________________________________________

***
ASIANGKO !

Hai 'perempuanku'  yang hebat dan yang mengehebatkan, apa kabar?. Semoga engkau adalah sebaik diriku (sehat). Amin... Tentunya kau tidak akan merasa kaget melihat judul itu. Iya kan ? hehe.
Tulisan ini adalah tamu di Rumah Puisi yang diundang oleh 'tuan rumah'. Ini bukan cerpen apalagi puisi.

***
Aku adalah tipe manusia yang hobinya menghayal, hingga sejadi-jadinya khayalan itu. Iya, itulah kebiasaan saya. Salah satunya adalah ketika 'kita' adalah dulu tentang sekarang. Makanya aku bilang bahwa ini adalah sebuah de javu dari khayalanku di hari kemarin. Barangkali.

Lupakanlah !
Tulisan ini bukan tentang itu.

Satu hal yang membuat mataku seronok gemas dalam setiap tatap raut wajah yang menawan. Hatiku terperangkap elok jiwamu yang tergodok terlukis nyata dalam lakumu. Maka aku biarkan mata dan hatiku menikmati nikmat dari-NYA yang DIA kirim lewat jiwa ragamu. Akhirnya aku tak perlu heran mengapa aku begitu menyayangimu, sungguh. 

Kisah ini belum lama berjalan, seumur jangung barangkali pantas untuk waktu ini. Insya Allah kita sudah berjanji untuk memupuknya bersama-sama dengan dengan baik, walaupun kita harus berjalan dengan tergontai. Itu janji kita !. 

***
Amarahku Bukan Benci, Wajahku Bukan Hatiku !

Gadisku yang bergingsul manis, perempuanku yang hebat. Itulah panggilan yang memang pantas untuk dia dariku.
Lihatlah aku dari sisi yang lainnya. Biarkanlah hatimu berbicara, jangan biarkan matamu, telingamu apalagi pikirmu menguasai dirimu. Ingat Pikiran kita, mustahil melampaui hebatnya hati kita. Itulah ilmu saya. 

Kita adalah pasangan yang begitu banyak beda. Jelas ! Tapi, itu bukan sebuah masalah, itu tak lebih besar dari setitik debu di jalanan. Karena kita memiliki sama yang begitu hebat 'RASA YANG SAMA'. 

Gadisku yang hebat, betapa aku menyanyangimu, hingga melebihi sayangnya aku pada aku. Selalu saja aku memelototi setiap gerak yang kau cipta. Ketika menurutku salah maka tegur akan ada. Ketika kau membantah maka senyum yang tercipta dariku, sesekali helaan napas yang panjang itulah "amarahku" tapi bukan benci. Saat amarahku membuncah wajah sinis bak serigala kelaparan tampak di wajahku. Tapi itu bukan hatiku. Aneh memang, aku bahkan tak pernah tahu bagaimana marah yang benar.

KOREK API
(Pria Kharismatikmu)

*** 





Minggu, 12 Mei 2013

Sejak Aku Jatuh Cinta

0 komentar


Sejak aku jatuh padamu perempuan hebat
kadang langit kutatap merah jingga dan lain waktu
berkabut perak memayungi pelataran ubunku

Sejak aku jatuh cinta padamu perempuan hebat
kadang napasku terasa sesak berpacu rindu bila
kau berlalu tak lepas pandang padaku. gelisahlah !

Sejak aku jatuh cinta padamu perempuan hebat
laut menumpahkan empasan gelombang pada
sebentuk dadaku yang cekung kurasakan engkau tengah
berselancar dalam riang tawa kemenangan

Sejak aku jatuh cinta padamu perempuan hebat
kusesali diri telah membiarkan hatiku tercuri
dan aku merasa telah tak punya apa-apa 

Sejak aku jatuh cinta padamu perempuan hebat
sesal musnah karena kau biarkan hatimu dicuri oleh ku

KorekApi

Monalisa Bergingsul Manis

0 komentar


Yang ada padamu bukan sekedar selarik senyum biasa
Kebanyakan perempuan tak miliki itu, aku tahu
Rahasia tersimpan dalam sosokmu yang tergodok
Ingin kujelajahi detail yang paling sudut untuk ku urai satu persatu

Kini aku bagai maestro multi talenta pemilik Monalisa
Padamu kutemui misteri untuk aku ungkap dalam sebuah biografi
Kau bukanlah perempuan biasa seperti kebanyakan yang aku jumpai
Kau perempuan hebat, selalu pancarkan binar senyuman

Mataku pun seronok dan gemas dalam setiap tatap
Hingga tak ku biarkan waktu tertinggal dan berpaling tanpa pikirmu
Kau perempuan fenomenal sang pemilik gingsul manis
Kau perempuan pemilik citra pesona misteri yang terungkap dalam bait-bait tulisanku

KorekApi 

Selasa, 07 Mei 2013

Bukan

0 komentar
Bukan !
Bukan karena aku tidak pernah melihat
Seorang gadis lebih indah dari dia
Tapi aku tidak tahu mengapa
Aku tidak bisa mengalihkan pandangan darinya

Senin, 06 Mei 2013

0 komentar
Satu waktu di malam tanpa bintang yang berbaris di lazuardi, malam yang berpeluk dingin. Terlibat percakapan antara aku dan dirinya. Banyak cerita tercipta yang tak terpikirkan sebelumnya. Aku selalu saja begitu 'menampung ceritanya' kemudian menasehatinya, memberinya solusi, semoga tetap seperti ini.

Kita masih tertawa, kita tetap tertawa. Larut dalam cerita yang seolah tak berujung, tetap melanjutkan cerita sampai tiba saatnya kantuk mengusik jiwa yang lelah. Lalu terlelap.

Sebelum terlelap ada satu cerita kita, yang aku pikir engkau tahu itu. Barangkali.
Setelahnya aku menulis seperti ini :

dia tidak pernah berbisik di telingaku

betapa takutnya dia pada gelap
dia tidak pernah berkata padaku 
betapa takutnya dia pada jauh

aku tahu semuanya
betapa perhatiannya aku padanya
aku tahu, karena aku mengenalnya
aku tahu semuanya

matanya seolah menjerit
jangan biarkan aku sendiri di kegelapan ini
karena aku akan kehilangan arah

jangan kau jauh dari sisiku !
di tempat dimana bahkan kau tak mampu mengingatku
kenapa hidup begitu kejamnya?
apakah hidup seperti ini?

Sedikit kemanisan yang tercipta sebelumnya, sedikit ketidakenakan yang tercipta sebelumnya. Tidak terlalu banyak. Dua hati satu Cinta.
Semua akan baik-baik saja !
Maka dengarkanlah aku 'walaupun aku di sini dan kau di sana' Pahamilah 'Hatiku ada di sana' !






Sebelum Aku Mati

0 komentar
Bukan Puisi!

Hidup adalah sebuah misteri
Hidup adalah sebuah perjalanan
Hidup adalah sebuah keindahan
yang pasti keindahan itu berubah dalam setiap perjalannya
Sepanjang waktu

Hidup kadang berwarna karena sinar
Hitam bahkan mati

Tapi, saat ini hidupku barangkali hidupnya juga 
Sangat berwarna
Kami cipta semuanya
Indah bukan?

Mungkin Esok Tak Ada Lagi


Ketahuilah kita akan terus berjalan
Sampai menemui misteri itu
Misteri yang disebut TUHAN


Rabu, 01 Mei 2013

Kemenangan

0 komentar
Kau sergap aku dengan ciuman cintamu
kuyakin kegelapan akan berlalu
mengapa tidak kau congkel saja bola mataku
aku tidak ingin  memandang lagi ruhmu

maafkan ketololanku 
karena karyaku makin membatu 
padat, tak terurai sempurna
banyak hal terjadi, aku tidak mampu memahami

aku terlalu lemah menahan sebabnya, 
aku buta, hitam pekat, gelap gulita
buta yang lama, kelam yang memuntahkan seluruh penat dan letihku
kemarahan harus kubasmi sampai mati suri

kuingin merajut laba-laba berdarah dengan sebuah harmoni
yang bisa merajuk bebas! 
menyanyikan lagu malaikat surgawi di atas tujuh oktaf!
mungkinkah? mengapa harus celaka menanti hadirnya inspirasi buta

gigitan kalajengking berbisa makin menyenangkanku, nikmatnya!!!
menyayat jantung hati dengan sembilu tajam berbisa tujuh rupa juga
seburuk roh kepahitan dan kepiluan yang telah kutelan sempurna
dian menyelinap dalam murka

“belajar” menerangi sebuah jalan sempit, tajam dan berbatu
meninggalkan jejak-jejak berdarah 
yang tertoreh murka jahannam yang kubanting ke dasar samudera
luar biasa janjiNya! 

jiwaku tetap  mampu tersenyum, bertahan dengan tenang
mampukah bersujud lembut di atas yang terlarang.. dan maju terus karena meyakini sesuatu
menjadi Sang Pemberani Cinta diatas segalanya
ingin memenangkan sebuah azas, mengatasi kelemahan diri

memisahkan kebathilan dan sebuah rasa kasih yang berkasihan
selalu ada tempat untuk berjuang bukan, sayangku?!

Lorem ipsum dolor

Content

Featured Posts

Pengunjung

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Search This Blog

Popular posts

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com