Senin, 04 Februari 2013

SAATNYA UNTUK HILANG



Detik melantun dalam irama lara
Saat dimana kuharus menuntaskan asa padaya
Ketika tersibak kisah ini pada hamparan lain
Yang sebelumnya telah dia sambangi penuh kasih.

Jarak kamipun kian terhempas dan terlepas
Mengurung kisah dalam tebaran kristal dari mata
Mengusung keranda cinta pada tiang pasak
Kami hanya bisa terdiam…. Diam…. Diam…. dan membungkam....

Dia ungkap hidup tanpaku hampa
Benarkah?
Kuludahi hampanya dalam pekat
Sebab dia tidak akan pernah hampa!

Andai aku memutuskan tuk pergi
Tak terkisah betapa lega hatinya…
Tak terkira betapa senyuman itu dia ukir...
Tak terkisah betapa bahagia dirinya

Dan aku disini bagai seonggok bangkai hidup…

Kamil.s

0 komentar:

Posting Komentar

Lorem ipsum dolor

Visitor

Content

Featured Posts

Pengunjung

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Search This Blog

Popular posts

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com